Unique Cooperative


Indonesia

Cooperatives in my opinion comes from the co operative or cooperation which means it is working together, help each other, or holding hands.

Cooperatives is related to the function of social, economic, political, and etika.Pengertian Cooperative based on UU No. 25/1992, Cooperative is a business entity consisting of a set of persons or legal entities with the bases of cooperative activities under the principle of cooperative economics as well as the movement of the people who based on the principle of kinship.

Cooperative itself aims to promote the welfare of members in particular and society in general, and helped build the order of the national economy, in order to realize an advanced society, fair and prosperous society based on Pancasila and the Constitution of 1945.

Cooperative according to one of its functions is to build, develop the potential and the economic prosperity of the members in particular and society in general to improve the economic and social welfare. So that with the establishment of cooperatives, communities are expected to be able to benefit the environment in it.

When I was in junior high there is the experience of buying a sweatshirt in the cooperative. Obligations due to PE. The clothing prices range from Rp 20,000 – Rp 35,000 for a package of shirts and pants that accompanied receipt. There are also cakes with clean guaranteed, pens, and a small sharpener.

The second cooperative as I know it is cooperative in my neighborhood, here also the Cooperative Business Solutions. More precisely is a cooperative that sells gas tube 12 lbs and 3 lbs for the environment Komplek Areman Baru.

There are also savings and loan credit, provided that a member and pay the deposit principal amount of Rp. 500,000, and the Compulsory Deposit amounting to Rp. 25,000.

The transaction occurred at a house formerly one of its founders, namely Pak Made. Now the cooperative has been migrated to the basketball court, a small building fund is a fund of local organizations.

This building is not a result of the cooperative profits are dominant, but it is more than self-supporting. Consumers here do not bother buying a 12 lbs gas cylinders. When you want to transfer the cooperative provides services between and just bring an empty tube to be exchanged, and then paid cash money Rp 75,000. The transaction is also served with the installation.

So if want to draw conclusions from my experience, I think cooperatives still have a big hand to be a milestone in the overall economy. Because based on your interests, habits, and the price, these things are usually the case already a collective agreement in the cooperative.

——————————————

back to LONCAD!

Koperasi menurut saya berasal dari kata co operative atau cooperation yang artinya adalah bekerja sama, saling menolong satu sama lain, atau bergandengan tangan.

Koperasi itu berkaitan dengan fungsi sosial, ekonomi, politik, dan etika.Pengertian Koperasi berdasarkan UU No. 25/1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan sekumpulan orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan.

Koperasi sendiri bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Koperasi menurut salah satu fungsinya itu adalah membangun, mengembangkan potensi & kemakmuran ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi & sosialnya. Sehingga dengan didirikannya koperasi, diharapkan masyarakat yang menjadi lingkungan sekitar bisa mengambil manfaat di dalamnya.

Ketika saya di SMP ada pengalaman membeli baju olahraga di koperasi. Disebabkan kewajiban pelajaran olahraga. Harga baju tersebut berkisar Rp 20.000 – Rp 35.000 untuk satu paket baju dan celana yang disertai struk belanja. Di situ juga terdapat kue-kue yang terjamin bersih, pulpen, dan rautan yang kecil.

Koperasi kedua yang saya tahu itu adalah koperasi di lingkungan saya, disini juga merupakan Koperasi Serba Usaha. Lebih tepatnya merupakan koperasi yang menjual tabung gas 12 kg dan 3 kg untuk lingkungan Komplek Areman Baru RW 13 Desa Tugu Cimanggis Depok.

Terdapat juga kredit simpan pinjam, dengan syarat menjadi anggota dan membayar Simpanan pokok sebesar Rp. 500.000, serta Simpanan Wajib sebesar Rp. 25.000.

Transaksi dulunya terjadi di rumah salah satu pendirinya, yakni Pak Made. Sekarang koperasi ini sudah berpindah tempat ke lapangan basket, yang dana pembangunan gedung kecilnya merupakan dana swadaya masyarakat setempat.

Gedung ini bukan merupakan hasil keuntungan dari koperasi secara dominan, namun justru lebih banyak dari swadaya. Konsumen disini tidak perlu bersusah payah membeli tabung gas 12 kg. Bila ingin diantar maka koperasi menyediakan jasa antar dan cukup membawa tabung kosong untuk ditukar, lalu dibayar tunai dengan uang Rp 75.000. Transaksi ini juga dilayani dengan pemasangan.

Jadi bila mau ditarik kesimpulan dari pengalaman saya, maka menurut saya koperasi masih mempunyai andil besar untuk menjadi tonggak perekonomian secara keseluruhan. Karna berdasarkan minat, kebiasaan dan harga biasanya hal tersebut di dalam koperasi merupakan hal yang sudah menjadi kesepakatan bersama.

Sekian

Stranger! SAY something here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s