Solution of Flood


Indonesia

Jakarta is the capital of Indonesia, State of the equator. It lies on the equator causingIndonesia had a tropical climate. The tropical climate is a climate that has two seasons namely wet and dry season.

Jakarta as the capital is the most crucial point with the largest circulation of money in the economy. An economy should be supported by investment, legal, social, and even theexternal environment such as climate. Businesses sometimes depends on the weatheras an umbrella or a motorcycle taxi sales of ice cream that requires the seller will think ofthe weather. But in normal conditions, weather such as rain is a challenge to be faced by the business together.

In the wet season, Jakarta is always facing the fear of floods. In fact, because too often,not a few people are familiar with the flooding that continues to come each year. There is a saying that there’s no smoke if there was no fire. This also applies to flooding, floodkenapaa because he had also appeared. Floods arises because a lot of things, thegeographical location of Jakarta which is a basin-shaped area, people often dispose ofany waste, settlement in the reservoir area or time, and also because the systemhandling the flood of frivolous government.

Here the author would like to reveal what aspects of the more influential, and aspects ofwhat triggers other flood.

1. Habits = Anticipate

a. Dispose of garbage in the garbage no matter how small, if you do not want people in the later days later exposed to flooding.
b. Should not eat in public transport, but are allowed to eat at the bus stop. Becausepublic transportation will not and may not provide the trash.
c. Dispose of packaging / plastic in the trash. As far as anything YOU HAVE TO WALK.Because you have dared to open the wrapper. This means YOU MUST DARE to FIND aGARBAGE.

2. Response
a. Launches the East Flood Canal.
b. Create a culvert, so as not to jam

——————————————

back to LONCAD!

Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia, Negara khatulistiwa. Letaknya yang berada di khatulistiwa menyebabkan Indonesia mempunyai iklim tropis. Iklim tropis merupakan iklim yang mempunyai dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau.

Jakarta sebagai ibukota merupakan tempat yang paling krusial dalam
perekonomian dengan peredaran uang yang terbesar. Sebuah ekonomi selayaknya didukung oleh investasi, hokum, social, dan bahkan lingkungan luar lainnya seperti iklim. Bisnis terkadang tergantung kepada cuaca seperti ojek payung atau penjualan es krim yang mengharuskan penjual memikirkan cuaca. Namun di dalam kondisi normal, cuaca seperti hujan merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh kalangan pebisnis bersama.

Di saat musim hujan, Jakarta selalu dihadapi oleh ketakutan akan menghadapi banjir. Bahkan karena terlalu sering, tak sedikit pula masyarakat yang terbiasa dengan banjir yang terus datang tiap tahun. Ada pepatah yang mengatakan bahwa tak ada asap kalau tak ada api. Ini juga berlaku untuk banjirbanjir juga mempunyai sebab yang keluar karena dia muncul. Banjir muncul karena banyak hal, yakni lokasi geografis Jakarta yang merupakan daerah berbentuk cekungan, masyarakat yang kerap buang sampah sembarang, pemukiman di daerah waduk atau kali, dan juga bisa karena sistim penangan banjir dari pemerintah yang sembrono.

Penulis disini ingin mengungkap aspek apa yang lebih berpengaruh, dan aspek apa yang menjadi pemicu sebab sebab banjir lainnya.

1. Kebiasaan = Antisipasi

a. Buang sampah SEKECIL apapun di tempat Sampah, Kalo gak nanti Banjir.
b. Tidak boleh makan di kendaraan umum. Yang boleh di halte. Karena kendaraan umum tidak akan dan tidak mungkin menyediakan tempat sampah.
c. Buanglah pembungkus/plastik ke tempat sampah. Sejauh apapun LOE HARUS JALAN. Coz loe udah berani ngebuka tuh pembungkus. Berarti HARUS BERANI CAPEK CARI TEMPAT SAMPAH.

2. Penanggulangan
a. Lancarkan proses Banjir Kanal Timur.
b. Buat Gorong-Gorong, supaya tidak macet

——————————————

back to LONCAD!

One Comment Add yours

Stranger! SAY something here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s