Di Atas Normal


Gw makin lengkap dan akrab dengan kebingungan gw. Wanita itu aneh, ada yang bilang suka dengan pria bandel karena menantang. Tapi ketika didekati dengan cara yang kurang baik, mereka menjauh.

Dan lebih aneh lagi saat gw mendekati wanita baik-baik dan beritikad baik. Lalu gw menghampiri dengan ketulusan yang santun. Kamu tidak menyambut, malah tak mau.

Apa gw yang salah? Apa gw itu adalah orang yang lemah? Iya, mungkin seperti itu. Mungkin impian itu harus kukubur dahulu, ucapkan selamat tinggal pada khayalan semu bersamamu. Aku mungkin tak pantas bersamamu.

Tapi ketika gw bersikap baik namun tidak disambut, apakah gw harus mundur dan kembali ke jalan sebelumnya? Tidak, tidak akan. Tidak ada jalan pulang kesana. Aku akan menunggumu, sampai kau lambaikan tanganmu. Entah itu untuk memanggil atau lambaian perpisahan. Aku siap terluka kembali.

Pikiranku
Tak dapat kumengerti
Kaki di kepala
Kepala di kaki
Pikiranku
Patutnya menyadari
Siapa yang harus
Dan tak harus kucari

Stranger! SAY something here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s