Pelabuhan Manalagi

on

Kamu yang katanya nggak biasa celana panjang, akhirnya pakai celana panjang. Kamu yang ingin bahagiakan orang tuanya dulu, sampai kini tak ada kabar. Bukan aku yang tak ingin mencari tahu. Tapi aku masih sibuk mencari uang tambahan agar bisa memenuhi permintaan orang tuamu.

Mereka yang meminta ruang teduh kita.  Mereka yang ingin dengar kesiapan kamu. Aku kurang mengerti apakah kamu mau denganku atau tidak. Yang kutahu hanya kode kode pramukamu. Dan kode itu sudah hilang dari lingkup hidupku.

Hidupku yang kini sepi. Yang tak tahu harus menepi ke pelabuhan mana lagi.

image

Aku hanya terus berlayar, berlayar lagi, dan lagi. Tanpa kamu atau siapapun yang kan mendampingi hidupku.

Sudah 4 bulan aku putuskan pergi dari hidupmu. Sekarang kamu sudah mendapatkan titik terang, mendapatkan alat untuk membahagiakan orang tuamu. Andai kamu tahu, bahwa kebahagiaan tidak selalu bisa dibeli dengan uang.

Sering aku tidak mengerti cara hidup orang lain. Mereka mengaku percaya akan aturan tertentu yang menawarkan kebaikan. Tapi saat aku menawarkan kebaikan, orang memilih untuk mundur.

Stranger! SAY something here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s